Rommi Ariesta | AiTi and Blog

Berbagi tentang Teknologi Informasi untuk kehidupan yang lebih menyenangkan


Pendahuluan

Kota timah, asal martabak, begitulah kira-kira orang-orang dari daerah luar menyematkan “julukan” tersebut bagi pangkalpinang. Setidaknya, ini yang pernah penulis dengar ketika berada di daerah lain. Apapun julukan yang di terima setidaknya meraka tahu – walaupun tidak tahu letak secara geografisnya. Pujangga kaliber dunia dari Inggris, Shakepare, pernah menulis bahwa “Apalah artinya sebuah nama”. Memang sangat tepat, kita sebagai warga pangkalpinang tidak perlu risih bahkan terganggu dengan “sisipan” nama kota pangkalpinang. Mungkin sekarang mereka hanya tahu bahwa pangkalpingang penghasil timah dan tempatnya para “tukang” martabak, tapi bukan hal yang utopis nantinya, mereka juga mengenal pangkalpinang sebagai Cyber City.

Definisi Cyber City?

Tidak ada Terminologi atau definisi baku yang jelas dikemukakan baik oleh ahli teknologi maupun dari kalangan akademisi – disiplin ilmu tertentu – bahkan ahli lingkungan ataupun tata kota sekalipun untuk menjelaskan konsep tentang cyber city. Awal mulanya cyber city adalah salah satu kawasan di amerika serikat, yang lazim dikenal dengan daerah silicon valley. Di Cluster Silicon Valley ini berdiri lokasi Universitas Standford dan tempat perusahaan-perusahaan raksasa dunia berada, seperti: Oracle, Hewlett-Packard (HP), Apple Corporation (dulunya Apple computer yang terkenal dengan komputer machintosh-nya – bahkan sekarang mulai melebarkan sayap bisnisnya sebagai produsen Personal Digital Assistant Phone) dan ribuan perusahaan lainnya.

Multinational Company yang berada pada Cluster Silicon Valley seperti disebutkan diatas mempunyai nilai kapitalisasi jutaan dolar. Perusahaan tersebut memproduksi berbagai jenis barang – baik Hardware maupun Software berteknologi tinggi. Perusahaan-perusahaan ini sebagai pundi-pundi yang mendatangkan devisa bagi amerika. Jenis ekonomi seperti ini yang menggerakkan amerika bahkan dunia pada era digital saat ini.

Perusahaan-perusahaan ini beroperasi dengan mengandalkan teknologi komputer dan internet, digerakkan oleh kemampuan teknis yang tinggi (brainware), tingkat efisiensi tinggi, loyalitas, semangat enterpreneurship, dan kapitalisasi yang besar.

Jadi kalau kita simpulkan bahwa Digital City adalah sebuah wilayah yang terdapat banyak perusahaan Hi-Tech yang menghasilkan produk-produk teknologi, seperti Hardware dan software computer, semikonduktor, serta berbagai komponen elektronik canggih (bisa berupa peralatan telekomunikasi dan peralatan rumah tangga) yang didalamnya mempekerjakan karyawan dengan tingkat pendidikan tinggi sehingga menghasilkan para worker ber-skill tinggi.

Apakah silicon valley hanya ada di Amerika?

Silicon artinya silikon dan Valley artinya lembah. Jadi, Silicon Valley adalah lembah Silikon. Jadi pada awal silicon valley adalah sebutan untuk sebuah wilayah di USA yang menggambarkan terdapat perusahaan-perusahaan Hi-Tech.

Tapi fenomena sekarang banyak bermunculan imitasi silicon valley yang berkembang di berbagai negara belahan dunia saat ini. Contoh terbaiknya seperti; Silicon Hills (Austin, Texas, USA), Kempele (Oulu, Finland), Silicon Alley (Manhattan, USA), Silicon Fen (Cambridge, England), Kista (Suburb of Stockholm), Multimedia Gulch (South of Market, San Francisco), Shinjuku (Japan), Silicon Bog (Ireland), Silicon Dominion (Virginia), Silicon Wadi (Israel), Cyber District (Summer and Congress Streets, Boston), Hoxton (Northwest, London), Silicon Forrest (Seattle vs. Portland), Silicon Island (Taiwan), Silicon Valley of the East (Dresden/Elbe River Valley, Germany), Sophia Antipolis (South of France), Silicon Glen (Glasgow to Edinburg), Digital Coast (Greater Los Angeles), Media Valley (Inchon, Korea), Silicon Plateau (Bangalore, India), Softopia (Gifu, Japan), Silicon City (Chicago), Telecom Valley (Minas Gerais, Brazil), and Czech Tech (Prague) [Budi Rahardjo, 2006, dikutip dari Wieners, 1998).

Sepertinya, wilayah-wilayah di indonesia pun tak mau ketinggalan untuk ambil bagian menjadi imitasi silicon valley. Banyak sudah daerah di indoneisa yang bergerak kearah silicon valley, seperti; Bandung (Bandung High Tech Valley), Bali (Bali Camp), Yogyakarta, Bogor, Toba (Toba Tech), Batam, Jakarta (Kemayoran Cyber City), Cimahi (Cimahi Cyber City) dan mungkin beberapa daerah akan menyusul segera termasuk Pangkalpinang ini.

Bagaimana dengan pangkalpinang?

Yaa, benar sekali, walaupun pangkal pinang hanya sebuah pulau kecil yang masih “balita”, itu semua bukan kendala. Yang dibutuhkan hanya lah komputer, akses internet yang cepat, dan lingkungan sekitar tempat bekerja bukan sesuatu hal yang penting. Langkah awal untuk membangun cyber city, begitu juga Pangkal pinang adalah memperbanyak Hacker yang Enterpreneur dan Enterpreneur yang Hacker. Salah satu situs “Sarang” hacker indonesia http://www.echo.or.id -> Start Here to be come hacker.

Orang bisa bekerja dan hidup hanya dengan duduk di depan komputer tanpa harus bertemu secara fisik, mempunyai gedung kantor, semuanya dilakukan secara virtual. Sungguh mudah, sangat memudahkan dan tentunya menyenangkan.

Ini senada dengan argumen Richard Friedman (2005) yang dikutip oleh Budi Rahardjo dalam BHTV 2.0: A second attempt to create Siliconia in Indonesia bahwa “Since all they need is just a computer and fast internet access, they can work anywhere in the world by themselves. The surrounding environment where they work is not that important.”

To be Continued……

Mohon maaf kepada rekan-rekan semua, bahwa penulis belum bisa memastikan kapan dead-line sambungan artikel ini akan diteruskan ataupun artikel ini menemui “ajalnya” hanya sampai disini. (Mungkin ada yang ingin mengulas lebih jauh dipersilahkan demi kemajuan bangsa:P). Sebab utamanya, sekarang penulis lagi sibuk untuk menyelesaikan skripsi. (Untuk masa depan yang lebih cerah mang:p). Keep Share Ur Knowledge n Education 4 All..

2 komentar

  1. jonathan sofian  

    good article..keep posting.

  2. Rommi Ariesta  

    Makasih mas. Tapi sepertinya masih butuh banyak penyempurnaan.

Posting Komentar

Internet Sehat Blog Award '09

Internet Sehat

Berlangganan

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Categories

Archives

Recent Posts

Recent Comments

NavinoT

NavinoT
Another Technology Paradigm